Daftar Peserta dan hasil ujian praktikum database 1 sesi II paket soal B
NIM Nilai
081401003 40
081401007 40
081401011 40
081401015 40
081401021 40
081401025 5
081401031 40
081401035 99
081401043 40
081401095 40
untuk menambah nilai praktikum diwajibkan untuk mengerjakan soal ujian dan dikumplkan ke alamat email : suhar2006@gmail.com paling lambat hari kamis jam 12.00 WIB.
terima kasih
Rabu, 19 Mei 2010
Nilai Ujian Praktikum Database-1 Sesi I Paket Soal A
Daftar Peserta dan Hasil Ujian Praktikum Database -1 Sesi I Paket Soal A
NIM Nilai
081401001 50
081401005 45
081401009 45
081401013 20
081401019 40
081401023 57.5
081401027 47.5
081401033 40
081401039 20
081401061 45
081401101 10
Untuk menambah nilai praktikum diwajibkan mengerjakan soal Ujian Praktikum dan dikirim ke alamat e-mail : suhar2006@gmail.com paling lambat hari kamis tanggal 20 mei 2010 pukul 12.00 WIB.
terima kasih
NIM Nilai
081401001 50
081401005 45
081401009 45
081401013 20
081401019 40
081401023 57.5
081401027 47.5
081401033 40
081401039 20
081401061 45
081401101 10
Untuk menambah nilai praktikum diwajibkan mengerjakan soal Ujian Praktikum dan dikirim ke alamat e-mail : suhar2006@gmail.com paling lambat hari kamis tanggal 20 mei 2010 pukul 12.00 WIB.
terima kasih
Senin, 17 Mei 2010
Hasil Ujian Praktikum Database Sesi II Paket Soal B
Daftar Peserta dan Nilai Ujian Praktikum Database Sesi II Paket Soal B
No NIM Nilai Ujian
1 081401044 75
2 081401058 20
3 081401062 40
4 081401066 30
5 081401070 40
6 081401072 30
7 081401074 40
8 081401080 50
9 081401086 5
10 081401082 5
11 081401100 20
Bagi yang ingin menambah nilai menambah nilai dengan mengerjakan soal ujian dan dikirm ke alamat e-mail : suhar2006@mail.com paling lambat hari senin 17 Mei 2010 pukul 00.00WIB.
Terima Kasih.
No NIM Nilai Ujian
1 081401044 75
2 081401058 20
3 081401062 40
4 081401066 30
5 081401070 40
6 081401072 30
7 081401074 40
8 081401080 50
9 081401086 5
10 081401082 5
11 081401100 20
Bagi yang ingin menambah nilai menambah nilai dengan mengerjakan soal ujian dan dikirm ke alamat e-mail : suhar2006@mail.com paling lambat hari senin 17 Mei 2010 pukul 00.00WIB.
Terima Kasih.
Hasil Ujian Praktikum Database Sesi I Paket Soal A
Daftar Nama Peserta dan Hasil Ujian Praktikum Database
Sesi I Paket Soal A
No NIM Nilai Ujian
1 081401042 55
2 081401048 30
3 081401060 40
4 081401064 20
5 081401068 10
6 081401072 30
7 081401076 20
8 081401088 5
9 081401096 5
10 081401092 25
Kepada yang ingin menambah nilai harap mengerjakan soal ujian dan dikirim ke alamat e-mail : suhar2006@gmail.com. Hari senin, 17 mei 2010 paling lambat pukul 00.00 WIB
Hasil pengumuman nilai praktikum database paling lambat satu minggu setelah ujian praktikum
Terima Kasih.
Sesi I Paket Soal A
No NIM Nilai Ujian
1 081401042 55
2 081401048 30
3 081401060 40
4 081401064 20
5 081401068 10
6 081401072 30
7 081401076 20
8 081401088 5
9 081401096 5
10 081401092 25
Kepada yang ingin menambah nilai harap mengerjakan soal ujian dan dikirim ke alamat e-mail : suhar2006@gmail.com. Hari senin, 17 mei 2010 paling lambat pukul 00.00 WIB
Hasil pengumuman nilai praktikum database paling lambat satu minggu setelah ujian praktikum
Terima Kasih.
Pembantu Rektor USU Periode 2010-2015 Telah Terpilih Dekan FMIPA Prof. Dr. Eddy Marliyanto, M.Sc menduduki Posisi sebagai Pembantu Rektor III.
Rapat Majelis Wali Amanat (MWA) USU yang diadakan di Kantor MWA, Selasa (11/5), telah menghasilkan lima nama yang akan menduduki jabatan pembantu rektor (PR) USU. Kelima nama tersebut adalah Prof Zulkifli Nasution, Prof Armansyah Ginting, Prof Eddy Marlianto, Prof Ningrum Natasya dan Yusuf Husni.
Prof Zulkifli yang merupakan Dekan Fakultas Pertanian akan menduduki posisi PR I bidang akademik. Posisi PR II bidang kepegawaian dan keuangan akan diisi oleh Dekan Fakultas Teknik, Prof Armansyah Ginting.
Menggantikan Linda T Maas, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Prof Eddy Marlianto akan menjabat sebagai PR III bidang kemahasiswaan dan alumni. Sedangkan jabatan PR IV bidang perencanaan dan PR V bidang aset dan perlengkapan masing-masing akan ditempati oleh Prof Ningrum Natasya Sirait dan Yusuf Husni.
Sekretaris MWA, Prof Alvi Syahrin mengungkapkan pada rapat ini MWA membahas tentang kapasitas dan kredibilitas dari nama-nama yang diajukan Rektor USU, Syahril Pasaribu. “Rektor memberikan satu nama untuk masing-masing posisi, MWA hanya mempertanyakan bagaimana kapasitasnya,” ujar Alvi. Pelantikan PR yang telah terpilih ini, Alvi menambahkan, direncanakan pada awal Juni.
Rapat MWA kali ini dihadiri oleh 13 anggota MWA termasuk Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin. Selain membahas mengenai pembantu rektor, rapat tersebut juga menentukan Dewan Audit yang akan mengevaluasi hasil audit internal dan eksternal USU.(suarausu-online.com)
Prof Zulkifli yang merupakan Dekan Fakultas Pertanian akan menduduki posisi PR I bidang akademik. Posisi PR II bidang kepegawaian dan keuangan akan diisi oleh Dekan Fakultas Teknik, Prof Armansyah Ginting.
Menggantikan Linda T Maas, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Prof Eddy Marlianto akan menjabat sebagai PR III bidang kemahasiswaan dan alumni. Sedangkan jabatan PR IV bidang perencanaan dan PR V bidang aset dan perlengkapan masing-masing akan ditempati oleh Prof Ningrum Natasya Sirait dan Yusuf Husni.
Sekretaris MWA, Prof Alvi Syahrin mengungkapkan pada rapat ini MWA membahas tentang kapasitas dan kredibilitas dari nama-nama yang diajukan Rektor USU, Syahril Pasaribu. “Rektor memberikan satu nama untuk masing-masing posisi, MWA hanya mempertanyakan bagaimana kapasitasnya,” ujar Alvi. Pelantikan PR yang telah terpilih ini, Alvi menambahkan, direncanakan pada awal Juni.
Rapat MWA kali ini dihadiri oleh 13 anggota MWA termasuk Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin. Selain membahas mengenai pembantu rektor, rapat tersebut juga menentukan Dewan Audit yang akan mengevaluasi hasil audit internal dan eksternal USU.(suarausu-online.com)
Minggu, 16 Mei 2010
Cara Pengutipan dalam Penulisan Karya Ilmiah
Cara Pengutipan
Pada dasarnya terdapat dua cara untuk mengutip suatu sumber, yaitu secara langsung (asli) dan secara tidak langsung (menyadur). Kutipan langsung adalah kutipan yang mengambil secara persis kata demi kata dari sumbernya. Sedangkan kutipan secara tidak langsung adalah kutipan yang sudah diubah dengan kata-kata sendiri. Kedua jenis kutipan tersebut diperkenankan dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah.
Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan kutipan, yaitu:
a. Kutipan haruslah relevan dengan masalah yang sedang dibahas dan hendaknya tidak
terlampau panjang.
b. Jika penyaduran (kutipan tidak langsung) mengakibatkan perubahan arti dan
kesalapahaman, maka kutipan langsung merupakan pilihan terbaik.
Berikut adalah ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam penulisan kutipan:
Pedoman Penyusunan dan Pengujian Karya Tulis Ilmiah
a. Kutipan langsung (asli), kurang dari empat baris.
Kutipan langsung yang kurang dari empat baris ditulis sebagai bagian dari kalimat
dengan memberikan tanda kutip pembuka dan penutup. Perhatikan bahwa tanda
kutip penutup diberikan setelah titik penutup kalimat. Permulaan kutipan
menggunakan huruf kapital.
Contoh: Sementara itu, Horgren dan Sundem mendefinisikan sistem akuntansi
sebagai berikut: “An accounting system is a formal means of gathering and
communicating data to aid and coordinate collective decisions in light of
the overall goals or objectives of an organization”.2
Jika kutipan tersebut merupakan bagian dari tata bahasa, kutipan tersebut tidak
dimulai dengan huruf capital. Contoh: Sementara itu, Horgren dan Sundem mendefinisikan sistem akuntansi adalah “an accounting system is a formal means of gathering and communicating data to aid and coordinate collective decisions in light of the overall goals or objectives of an organization”.2
b. Kutipan langsung (asli), lebih dari empat baris.
Kutipan langsung yang terdiri dari lima baris atau lebih ditulis sebagai berikut:
1. Tersendiri, tidak masuk ke dalam kalimat;
2. menjorok kedalam setelah lima ketukan, dan jika awal kutipan tersebut adalah
awal suatu alinea, maka baris pertama kutipan dimulai pada ketukan ke-11; dan
3. Dengan jarak baris satu spasi.
Contoh: Mengenai peranan komputer dalam sistem informasi manajemen,
Davis dan Olson mengemukakan sebagai berikut: Conseptually, a management information system can exist without computers, but it is the power of the computers which make MIS feasible. The questions is not whether computers should be used in management information systems, but the extent to which nformation use should be computerized.12
Dalam hubungan ini, Horngren dan Foster menegaskan bahwa: Accounting systems should serve multiple decision process, and there are different measures of cost for different purposes. The most economically feasible approach to designing a management accounting system is to assume some common wants for a variety of decisions and choose cost objects for routine data accumulation in light of these wants.12
c. Elips.
Elips adalah kutipan langsung yang tidak perlu lengkap, karena terdapat beberapa bagian yang tidak relevan dan tidak berpengaruh jika dihilangkan. Pedoman Penyusunan dan Pengujian Karya Tulis Ilmiah. Selain ketentuan-ketentuan umum di muka (spasi, tanda kutip, dll), ketentuan tambahan untuk kutipan semacam ini adalah sebagai berikut:
(1)Jika bagian yang dibuang adalah bagian depan/awal, maka mulailah kutipan tersebut dengan tiga titik. Demikian juga jika yang dihilangkan adalah bagian
tengah, berikan tiga titik sebagai pengganti bagian tengah yang dihilangkan
tersebut.
Contoh:
Basalamah mendefinisikan blok sampling sebagai “… pemilihan beberapa pos (item) secara berurutan. Begitu pos pertama … telah dipilih maka pospos lainnya di dalam blok tersebut akan terpilih secara otomatis”.15
Dalam hubungannya dengan rancangan sistem akuntansi ini, Horngren dan Foster menegaskan sebagai berikut:
… there are different measures of cost for different purposes. The most
economically feasible approach to designing a management accounting
system is to assume some common wants for a variety of decisions and
choose cost objects for routine data accumulation in light of these wants.15
(2)Jika bagian yang dibuang adalah bagian belakang atau bagian akhir, maka akhiri
kutipan tersebut dengan empat titik: tiga titik pertama menunjukkan bagian yang dibuang dan satu titik sisanya menunjukkan tanda baca penutup.
Contoh:
Plankett dan Attner mengemukakan: “Production technology is important
because it directly influences organization structure. The structure must fit the technology….”19
d. Kutipan dengan saduran.
Untuk kutipan yang sudah diubah dengan menggunakan kata-kata sendiri tanda kutip
tidak perlu diberikan. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah bawa catatan kaki
tetap diberikan.
e. Penomoran
Untuk tujuan pemberian catatan kaki, setiap kutipan (baik kutipan langsung maupun
kutipan tidak langsung) harus diberi nomor secara berurutan, dengan menggunakan
angka arab. Angka ini ditempatkan di akhir kutipan dan ditulis setengah spasi di atas
baris terakhir kutipan. (Lihat juga uraian tentang catatan kaki (sumber: http://umsedukasirsbi.blogspot.com/2010/02/cara-menulis-kutipan-dalam-karya-ilmiah.html)
Pada dasarnya terdapat dua cara untuk mengutip suatu sumber, yaitu secara langsung (asli) dan secara tidak langsung (menyadur). Kutipan langsung adalah kutipan yang mengambil secara persis kata demi kata dari sumbernya. Sedangkan kutipan secara tidak langsung adalah kutipan yang sudah diubah dengan kata-kata sendiri. Kedua jenis kutipan tersebut diperkenankan dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah.
Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan kutipan, yaitu:
a. Kutipan haruslah relevan dengan masalah yang sedang dibahas dan hendaknya tidak
terlampau panjang.
b. Jika penyaduran (kutipan tidak langsung) mengakibatkan perubahan arti dan
kesalapahaman, maka kutipan langsung merupakan pilihan terbaik.
Berikut adalah ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam penulisan kutipan:
Pedoman Penyusunan dan Pengujian Karya Tulis Ilmiah
a. Kutipan langsung (asli), kurang dari empat baris.
Kutipan langsung yang kurang dari empat baris ditulis sebagai bagian dari kalimat
dengan memberikan tanda kutip pembuka dan penutup. Perhatikan bahwa tanda
kutip penutup diberikan setelah titik penutup kalimat. Permulaan kutipan
menggunakan huruf kapital.
Contoh: Sementara itu, Horgren dan Sundem mendefinisikan sistem akuntansi
sebagai berikut: “An accounting system is a formal means of gathering and
communicating data to aid and coordinate collective decisions in light of
the overall goals or objectives of an organization”.2
Jika kutipan tersebut merupakan bagian dari tata bahasa, kutipan tersebut tidak
dimulai dengan huruf capital. Contoh: Sementara itu, Horgren dan Sundem mendefinisikan sistem akuntansi adalah “an accounting system is a formal means of gathering and communicating data to aid and coordinate collective decisions in light of the overall goals or objectives of an organization”.2
b. Kutipan langsung (asli), lebih dari empat baris.
Kutipan langsung yang terdiri dari lima baris atau lebih ditulis sebagai berikut:
1. Tersendiri, tidak masuk ke dalam kalimat;
2. menjorok kedalam setelah lima ketukan, dan jika awal kutipan tersebut adalah
awal suatu alinea, maka baris pertama kutipan dimulai pada ketukan ke-11; dan
3. Dengan jarak baris satu spasi.
Contoh: Mengenai peranan komputer dalam sistem informasi manajemen,
Davis dan Olson mengemukakan sebagai berikut: Conseptually, a management information system can exist without computers, but it is the power of the computers which make MIS feasible. The questions is not whether computers should be used in management information systems, but the extent to which nformation use should be computerized.12
Dalam hubungan ini, Horngren dan Foster menegaskan bahwa: Accounting systems should serve multiple decision process, and there are different measures of cost for different purposes. The most economically feasible approach to designing a management accounting system is to assume some common wants for a variety of decisions and choose cost objects for routine data accumulation in light of these wants.12
c. Elips.
Elips adalah kutipan langsung yang tidak perlu lengkap, karena terdapat beberapa bagian yang tidak relevan dan tidak berpengaruh jika dihilangkan. Pedoman Penyusunan dan Pengujian Karya Tulis Ilmiah. Selain ketentuan-ketentuan umum di muka (spasi, tanda kutip, dll), ketentuan tambahan untuk kutipan semacam ini adalah sebagai berikut:
(1)Jika bagian yang dibuang adalah bagian depan/awal, maka mulailah kutipan tersebut dengan tiga titik. Demikian juga jika yang dihilangkan adalah bagian
tengah, berikan tiga titik sebagai pengganti bagian tengah yang dihilangkan
tersebut.
Contoh:
Basalamah mendefinisikan blok sampling sebagai “… pemilihan beberapa pos (item) secara berurutan. Begitu pos pertama … telah dipilih maka pospos lainnya di dalam blok tersebut akan terpilih secara otomatis”.15
Dalam hubungannya dengan rancangan sistem akuntansi ini, Horngren dan Foster menegaskan sebagai berikut:
… there are different measures of cost for different purposes. The most
economically feasible approach to designing a management accounting
system is to assume some common wants for a variety of decisions and
choose cost objects for routine data accumulation in light of these wants.15
(2)Jika bagian yang dibuang adalah bagian belakang atau bagian akhir, maka akhiri
kutipan tersebut dengan empat titik: tiga titik pertama menunjukkan bagian yang dibuang dan satu titik sisanya menunjukkan tanda baca penutup.
Contoh:
Plankett dan Attner mengemukakan: “Production technology is important
because it directly influences organization structure. The structure must fit the technology….”19
d. Kutipan dengan saduran.
Untuk kutipan yang sudah diubah dengan menggunakan kata-kata sendiri tanda kutip
tidak perlu diberikan. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah bawa catatan kaki
tetap diberikan.
e. Penomoran
Untuk tujuan pemberian catatan kaki, setiap kutipan (baik kutipan langsung maupun
kutipan tidak langsung) harus diberi nomor secara berurutan, dengan menggunakan
angka arab. Angka ini ditempatkan di akhir kutipan dan ditulis setengah spasi di atas
baris terakhir kutipan. (Lihat juga uraian tentang catatan kaki (sumber: http://umsedukasirsbi.blogspot.com/2010/02/cara-menulis-kutipan-dalam-karya-ilmiah.html)
Kamis, 21 Januari 2010
Syarat Pengajuan Judul Tugas Akhir
Syarat Pengajuan Judul Tugas Akhir
1. Melampirkan Surat Permohonan Pengajuan Judul
2. Melampirkan Fotocopy KRS Terakhir
3. Melampirkan Fotocopy KHS Semester 1 s/d Terakhir (semester 1 - semester 7)
4. Melampirkan Fotocopy Slip SPP Terakhir Bejalan
5. Melampirkan Fotocopy Daftar hadir Seminar (Lengkap : 3 seminar Proposal, 2 Seminar hasil)
6. Menyiapkan Map Warna Kuning dan Sertakan Nama dan NIM yang Di Cetak (Print)
Font 20, Huruf Besar, Type Comic Sana MS, Bold dan Rata Tengah, Dalam Kotak
7. Tidak ada nilai D dari semester 1 s/d semester 8, apabila ada nilai D diwajibkan melapor ke
adminsebelum Mengajukan Seminar Proposal
Catatan :
- Semua Berkas diserahkan kepada Bapak Sugiwahono
- Nilai E = Wajib mengulang kuliah dan tidak dibenarkan mengikuti Ujian Khusus
- Surat Keputusan Dosen Pembimbing akan dikeluarkan setelah semua persyaratan seperti diatas lengkap
- Pengerjaan Skripsi selama 6 Bulan terhitung sejak tanggal dikeluarkan SK Dosen Pembimbing Tugas Akhir
- (Seminar Proposal -> seminar Hasil -> Sidang Meja Hijau)
- Lewat dari batas tersebut diatas Mahasiswa yang bersangkutan harus membuat surat pernyataan
Demikian disampaikan...
INFORMASI LEBIH JELAS !, silahkan menghubungi Tata Usaha Departemen Ilmu Komputer
Telp 061-8221379 pasa jam kerja...
1. Melampirkan Surat Permohonan Pengajuan Judul
2. Melampirkan Fotocopy KRS Terakhir
3. Melampirkan Fotocopy KHS Semester 1 s/d Terakhir (semester 1 - semester 7)
4. Melampirkan Fotocopy Slip SPP Terakhir Bejalan
5. Melampirkan Fotocopy Daftar hadir Seminar (Lengkap : 3 seminar Proposal, 2 Seminar hasil)
6. Menyiapkan Map Warna Kuning dan Sertakan Nama dan NIM yang Di Cetak (Print)
Font 20, Huruf Besar, Type Comic Sana MS, Bold dan Rata Tengah, Dalam Kotak
7. Tidak ada nilai D dari semester 1 s/d semester 8, apabila ada nilai D diwajibkan melapor ke
adminsebelum Mengajukan Seminar Proposal
Catatan :
- Semua Berkas diserahkan kepada Bapak Sugiwahono
- Nilai E = Wajib mengulang kuliah dan tidak dibenarkan mengikuti Ujian Khusus
- Surat Keputusan Dosen Pembimbing akan dikeluarkan setelah semua persyaratan seperti diatas lengkap
- Pengerjaan Skripsi selama 6 Bulan terhitung sejak tanggal dikeluarkan SK Dosen Pembimbing Tugas Akhir
- (Seminar Proposal -> seminar Hasil -> Sidang Meja Hijau)
- Lewat dari batas tersebut diatas Mahasiswa yang bersangkutan harus membuat surat pernyataan
Demikian disampaikan...
INFORMASI LEBIH JELAS !, silahkan menghubungi Tata Usaha Departemen Ilmu Komputer
Telp 061-8221379 pasa jam kerja...
Langganan:
Komentar (Atom)